You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemantauan dan Monitoring  Temuan Kasus Campak
photo Doc - Beritajakarta.id

Sudinkes Jakpus Tingkatkan Pengawasan Penanganan Campak

Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Pusat, terus meningkatkan pengawasan dan sinergi dengan Puskesmas dan rumah sakit di delapan wilayah kecamatan, untuk mencatat serta melaporkan penemuan kasus campak.

"Tim kesehatan sudah melakukan penanganan medis secara cepat,"

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Pusat, Rismasari mengatakan, sinergisitas dengan seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) sangat penting untuk memastikan kasus campak ditangani secara cepat dan tepat.

Dia mengungkapkan, jika ada  pasien yang datang berobat ke faskes terindikasi campak akan dilakukan pengambilan sampel darah untuk diperiksa di Labkesda Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Sudinkes Jakut Gercep Tangani Kasus Campak di Semper Barat

"Bila hasil specimen dinyatakan positif, tim kesehatan Sudinkes Jakarta Pusat melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada keluarga pasien," ujar Rismasari, seperti dikutip melalui keterangan tertulis, Kamis (18/9).

Risma juga mengimbau warga yang menemukan tetangga atau saudara terkena campak untuk melaporkan ke petugas kesehatan setempat atau Puskesmas terdekat, sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat.

Untuk warga yang terkena campak, dia minta melakukan isolasi sementara di rumah agar tidak terjadi penularan kepada orang lain yang memiliki sistem imun lemah.

Ia mengungkapkan, pihaknya secara masif melakukan sosialisasi pemberian vaksin campak kepada warga yang memiliki anak guna mencegah penyebaran penyakit.

"Jika menemukan gejala seperti demam, batuk, pilek, dan ruam, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat," ungkapnya.

Ia menjelaskan, tim Puskesmas di Jakarta Pusat akan melakukan Survei Cepat Komunitas untuk mengidentifikasi anak yang belum lengkap mendapat imunisasi sama sekali.

"Jika ditemukan anak yang belum lengkap imunisasi langsung disuntik di lokasi," tegasnya.  

Ia menyebutkan, berdasarkan data suspek atau menunjukkan gejala campak yang terjadi di 12 dari 44 kelurahan di Jakarta Pusat ditemukan 19 kasus.

"Tim kesehatan sudah melakukan penanganan medis secara cepat kepada warga yang terindikasi mengidap penyakit campak," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1788 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1365 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1034 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1032 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati